Trump dan Presiden Iran Teken MoU Perdamaian

IKOLOM.NEWS, INTERNASIONAL – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah awal menuju perdamaian kedua negara.

Penandatanganan dilakukan di lokasi berbeda, namun menggunakan dokumen yang sama.

Trump menandatangani dokumen tersebut di Istana Versailles, Prancis, sebelum menghadiri jamuan makan malam Presiden Prancis Emmanuel Macron. Momen itu diunggah Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Dan Scavino, melalui media sosial X.

“Sesaat sebelum jamuan makan malam di Versailles yang diselenggarakan Presiden Emmanuel Macron, Presiden Donald Trump menandatangani Memorandum of Understanding Iran setelah diterima Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Ini merupakan momen penting dalam sejarah,” tulis Scavino.

Di waktu yang hampir bersamaan, Pezeshkian juga menandatangani dokumen yang sama di Iran. Setelah Trump membubuhkan tanda tangan, pemerintah AS mengirimkan foto dokumen kepada pihak Iran untuk kemudian ditandatangani Pezeshkian sehingga MoU resmi berlaku.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei memastikan MoU telah difinalisasi dan ditandatangani secara elektronik oleh kedua pihak sehingga seremoni penandatanganan di Jenewa, Swiss, dibatalkan.

Dokumen berisi 14 poin tersebut menjadi dasar penghentian sementara operasi militer antara AS dan Iran. Isinya mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pembahasan program nuklir Iran, pelonggaran bertahap sanksi, serta negosiasi menuju perjanjian damai final dalam waktu 60 hari.

Meski demikian, Washington dan Teheran menegaskan MoU ini belum merupakan perjanjian damai permanen dan perundingan akan terus dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *