BBM Disebut Aman, Sekolah Malah Daring: PP IPMIL Soroti “Kontradiksi” Pemprov Sulsel

Ikolom.Makassar – Pernyataan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan soal kondisi bahan bakar minyak (BBM) yang disebut aman kembali menuai sorotan. Pasalnya, di tengah pernyataan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang meminta masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok dan kuota BBM disebut aman, Pemprov Sulsel justru mengambil kebijakan mengalihkan pembelajaran SMA, SMK, dan SLB ke sistem…

Read More

NOSASI Gelar Lapak Baca, Hadirkan Ruang Literasi Terbuka di Masamba

Ikolom.Masamba – Suasana sore di depan Rumah Jabatan Bupati Masamba pada Jumat, 4 September 2026, NOSASI menggelar kegiatan Lapak Baca sebagai upaya sederhana namun bermakna untuk menghadirkan ruang literasi yang terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja. Menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, buku, dan gagasan. Berbagai buku disediakan untuk dibaca bersama. Masyarakat, khususnya generasi muda,…

Read More

Kebakaran Hutan di Enrekang Ini Sebenarnya Masalah Simpel: Pemerintahnya Lambat, Hukumnya Tumpul, dan Lahannya Terus Dirusak

Oleh : Aditya Syam (Ketua umum HPMM Kom. UNM periode 2026-2027) Ikolom.News – Menyalahkan musim kemarau atau cuaca panas hanyalah alasan murah untuk menutup-nutupi kelalaian yang sengaja dipelihara. Data lapangan tidak bisa bohong. Dikutip dari laporan penanganan Karhutla Provinsi Sulawesi Selatan, dari total sekitar 1.600 hektare lahan yang terbakar di Sulsel sepanjang tahun 2026, lebih…

Read More

PP IPMIL Luwu Silaturahmi dengan Polda Sulsel, Bahas Kondisi SDA dan Kondusivitas Keamanan Tanah Luwu

Ikolom.Makassar – Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PP IPMIL Luwu) melakukan kunjungan silaturahmi dengan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) pada hari Selasa, 18 Agustus 2026. Pertemuan tersebut diwakili oleh Direktur Intelijen dan Keamanan (Dir Intel) Polda Sulsel, sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dengan generasi muda asal…

Read More