Ikolom.Makassar – Bidang Lingkungan Hidup Korps Hmi-Wati (KOHATI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan Seminar Lingkungan Hidup dan Workshop Pembuatan serta Pemanfaatan Eco Enzyme. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/1/2026) ini bertempat di Makassar Creative Hub, Kota Makassar.
Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum KOHATI BADKO Sulsel, Ita Rosita, didampingi Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Nur Wahidah Usman. Turut hadir para Ketua Umum KOHATI tingkat cabang, delegasi KOHATI dari berbagai komisariat di Sulawesi Selatan, serta pelajar, mahasiswa, dan perwakilan sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Kegiatan ini menghadirkan perspektif ahli dengan mengundang narasumber dari WALHI Sulsel, Taufiqurrahman Yunus, serta Muhammad Sahir dari Green House Adventure. Kehadiran para pakar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi ekologis terkini di Sulawesi Selatan.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup KOHATI BADKO Sulsel, Nur Wahidah Usman, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan kolektif terhadap permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik.
“Kegiatan ini berangkat dari keresahan tentang sampah atau limbah yang masih minim pengelolaan dan pemanfaatannya. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi peserta untuk bisa memahami bagaimana kondisi lingkungan, cara sederhana merawat lingkungan hingga pengelolaan limbah organik,” ungkap Nur Wahidah Usman.
Dalam sesi workshop, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan Eco Enzyme. Cairan serbaguna ini dihasilkan melalui proses fermentasi limbah organik, seperti kulit buah, yang diubah menjadi cairan pembersih alami.
Nur Wahidah menambahkan bahwa keterampilan praktis ini diharapkan menjadi solusi nyata yang dapat dibawa pulang oleh setiap kader ke daerah masing-masing.
“Melalui workshop ini, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung mengelola limbah organik (kulit buah) sebagai produk yang bernilai (cairan pembersih). Tentu ini sangat bermanfaat dan mempunyai output yang sangat besar untuk lingkungan,” lanjutnya saat dimintai keterangan.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama para kader KOHATI untuk mulai mengimplementasikan pengelolaan limbah organik di lingkungan terkecil mereka sebagai langkah nyata menjaga bumi.