Headlines

MPR Apresiasi Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Peternak dan Petani

Ikolom.Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menilai pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan peternak dan petani di Indonesia. Hal itu tercermin dari kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Festival dan Expo Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) yang digelar di Jember, Jawa Timur, pada Sabtu. Mengutip laporan Antara, Ketua MPR Ahmad Muzani…

Read More

Di Balik Kecepatan Kereta Whoosh, Ada Jebakan Neraca Minus

Ikolom.Jakarta – Polemik terkait dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang kini berganti nama menjadi Kereta Whoosh kembali mencuat. Di tengah sorotan publik, muncul pertanyaan mendasar: siapa sebenarnya yang harus menanggung utang raksasa proyek ini beserta bunganya? Mengutip laporan inilah.com, Pemerintah menegaskan bahwa kewajiban finansial tersebut bukan merupakan beban APBN, karena ditanggung oleh…

Read More

RUU Tata Cara Hukuman Mati Segera Disahkan, 500 Napi Tunggu Kepastian Eksekusi

Ikolom.Jakarta – Kementerian Hukum mengungkapkan setidaknya ada 500 orang narapidana di Indonesia yang menunggu eksekusi hukuman mati. Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kemenkum Dhahana Putra mengatakan para napi tersebut masih menunggu eksekusi pidana mati lantaran belum adanya aturan kejelasan waktu pelaksanaan hukuman mati. “Bisa dibayangkan orang terpidana mati yang tidak ada waktu kapan (eksekusinya) ya, ini…

Read More

Investasi EBT Indonesia Masih Jauh dari Target Iklim Nasional

Ikolom.Jakarta – Investasi energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia masih jauh dari kebutuhan untuk mencapai target iklim nasional. Temuan itu tertuang dalam pembaruan Dasbor Pembiayaan Sektor Ketenagalistrikan Indonesia 2019–2023 yang dirilis Climate Policy Initiative (CPI). Direktur CPI Indonesia, Tiza Mafira, mengatakan total investasi sektor ketenagalistrikan selama lima tahun terakhir mencapai 38,02 miliar dolar AS, atau…

Read More