Ketegangan AS–Iran Memanas, Ancaman Trump dan Strategi Militer Teheran Jadi Sorotan Dunia

Ikolom.News – Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Situasi geopolitik yang memanas ini turut diwarnai berbagai pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait upaya negosiasi sekaligus ancaman terhadap Teheran.

Berikut rangkuman perkembangan berita internasional terbaru terkait konflik tersebut:

Iran Disebut Gunakan Senjata Tiruan untuk Mengecoh AS dan Israel

Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap bahwa Iran diduga menggunakan persenjataan tiruan sebagai bagian dari strategi militernya untuk membingungkan pihak AS dan Israel. Dilansir dari CNN Indonesia.

Menurut sejumlah sumber pejabat yang mengetahui laporan tersebut, senjata palsu itu sengaja ditempatkan agar menjadi target serangan. Strategi ini diduga bertujuan untuk melindungi persenjataan asli Iran dari kehancuran.

Hingga saat ini, pihak Amerika Serikat disebut masih belum dapat memastikan jumlah sebenarnya peluncur rudal Iran yang benar-benar berhasil dihancurkan selama konflik berlangsung.

Iran Tegaskan Siap Membalas Setiap Serangan

Pemerintah Iran juga menanggapi ancaman terbaru dari Presiden AS Donald Trump yang disebut akan melancarkan serangan lanjutan. Tanggapan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.

“Reaksi Iran akan melakukan pembalasan terkait serangan apapun. Angkatan Bersenjata kami sudah sangat jelas bahwa serangan terhadap infrastruktur kritis, kita akan membalasnya,” kata Baghaei saat wawancara dengan Al Jazeera dan dirilis Senin (6/4).

Pernyataan ini menegaskan posisi Iran yang menyatakan siap merespons setiap bentuk serangan terhadap wilayah maupun fasilitas strategis mereka.

Trump Ancam Iran Terkait Selat Hormuz

Sementara itu, Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran agar membuka Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia.

Trump bahkan mengancam akan menargetkan infrastruktur publik Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan apabila Teheran tidak membuka akses jalur tersebut. Ancaman itu disampaikan melalui akun media sosial Truth Social pada Minggu (5/4).

“Selasa akan menjadi ‘Hari Pembangkit Listrik’ dan ‘Hari Jembatan’, semuanya digabung menjadi satu di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, brengsek, atau kalian akan hidup dalam neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah (Alhamdulillah),” kata Donald Trump dalam unggahannya.

Konflik yang terus bereskalasi ini membuat dunia internasional terus memantau perkembangan situasi, mengingat dampaknya yang berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan ekonomi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *