Pembina dan Alumni Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Dipercaya Jadi Dewan Hakim MTQ ke-34 Sulsel

IKOLOM.NEWS, MAROS — Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah (PPNJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Sejumlah pembina dan alumni pondok pesantren tersebut dipercaya menjadi Dewan Hakim pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros yang akan berlangsung pada 12-18 April 2026.

‎Penunjukan tersebut menjadi bukti kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah, khususnya dalam bidang Al-Qur’an, mulai dari tilawah, tahfidz, tafsir hingga cabang lomba lainnya.

BACA JUGA: Harus Kita Viralkan!”, Sekda Luwu Timur Apresiasi Pentas Seni Santri PPNJ yang Memukau Ribuan Penonton

Peran sebagai Dewan Hakim tidak hanya menuntut kapasitas keilmuan, tetapi juga integritas serta pengalaman yang mumpuni.

‎Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah, Nurchalis Aziz menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, keterlibatan pembina dan alumni dalam ajang MTQ tingkat provinsi merupakan bentuk pengakuan terhadap kontribusi pesantren dalam pembinaan generasi Qur’ani di Sulawesi Selatan.

‎“Ini adalah amanah sekaligus kehormatan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa para pembina dan alumni memiliki kapasitas dan integritas untuk menjadi Dewan Hakim,” ujarnya.

‎Berikut dewan hakim MTQ ke-34 Provinsi Sulsel 2026 yang berasal dari Pesantren Nurul Junaidiyah:

‎1. Nurchalis Aziz R, Lc., M.Pd (Pimpinan PPNJ)

‎2. KH. Mursaha Djunaid, M.Pd (Pimpinan Tahfidz PPNJ)

‎3. Dr. H. Muhammad Sadli Mustafa, S.Th.I.,M.Pd.I (Alumni PPNJ)

‎4. Mariani, S.Pd.i.,M.Pd.I (Alumni PPNJ)

‎5. Drs. Hasyri Waru, S.Ag (Wali Santri PPNj)

‎Nurchalis Aziz menambahkan, bahwa kepercayaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kualitas dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

‎Selama ini, Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah dikenal aktif dalam pembinaan tilawah dan tahfidz serta konsisten melahirkan qari dan qariah berprestasi di berbagai ajang MTQ, baik tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

‎MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

‎Dengan dipercayanya pembina dan alumni sebagai Dewan Hakim, pelaksanaan MTQ diharapkan berlangsung lancar, objektif, dan mampu melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

‎Prestasi ini sekaligus menegaskan eksistensi Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah sebagai lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi Qur’ani serta berperan aktif dalam pengembangan syiar Islam di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *