Headlines

PM Australia Anthony Albanese Tegaskan Indonesia Mitra Penting dalam Stabilitas Indo-Pasifik

Ikolom.Jakarta – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese kembali menegaskan pentingnya hubungan Australia dengan Indonesia saat kunjungannya ke Jakarta. Ia mengaku bangga bisa kembali berkunjung untuk kelima kalinya sejak menjabat sebagai kepala pemerintahan Australia.

“Saya sangat senang bisa kembali ke sini untuk kunjungan kelima saya sebagai Perdana Menteri Australia. Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia, atau bagi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas Indo-Pasifik selain Indonesia,” kata PM Albanese di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026) dilansir Inilah.com.

Menurut Albanese, hubungan kedua negara tidak sekadar bertetangga, tetapi telah berkembang menjadi kemitraan yang dilandasi kepercayaan kuat serta persahabatan erat. Ia menilai kerja sama Indonesia–Australia memiliki peran strategis bagi kawasan Indo-Pasifik.

Dalam kesempatan tersebut, Albanese juga menyampaikan simpati dan belasungkawa atas sejumlah bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November tahun lalu, serta tragedi tanah longsor di Cisarua, Jawa Barat.

“Dalam semangat persahabatan ini, saya menyampaikan belasungkawa Australia kepada rakyat Indonesia atas semua korban yang hilang dalam banjir dan tanah longsor yang tragis di Sumatera tahun lalu dan Jawa Barat baru bulan lalu. Pikiran kami bersama para korban dan keluarga mereka,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan PM Albanese di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat pagi (6/2). Rombongan tamu negara tersebut tiba sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan 40 pasukan berkuda serta 17 voorijder motor.

Prosesi penyambutan juga dimeriahkan penampilan Tari Naikonos Larik, tarian tradisional asal Pulau Timor, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Albanese yang mengenakan jas biru disambut hangat oleh Presiden Prabowo yang tampil dengan setelan jas abu-abu.

Setelah prosesi penyambutan, keduanya menuju halaman Istana Merdeka untuk mengikuti upacara resmi, termasuk pengumandangan lagu kebangsaan Australia dan Indonesia secara bergantian.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *