Headlines

Hubungan Kian Harmonis, Sri Mulyani dan Menkeu China Lanjutkan Pembahasan Kerja Sama Strategis

IKOLOM.NEWS, NASIONAL – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kembali bertemu dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), H.E. Lan Fo’an, di sela-sela forum ASEAN+3 yang digelar di Milan, Italia, Minggu (4/5/2025). Ini menjadi pertemuan kedua setelah sebelumnya keduanya bertatap muka dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meetings di Washington D.C. BACA JUGA: Mentan Amran Sulaiman…

Read More

Babak Baru Perang Dagang: China Evaluasi Perundingan Dagang dengan AS

IKOLOM.NEWS, INTERNASIONAL — Pemerintah China menyatakan tengah mengevaluasi kemungkinan untuk memulai kembali perundingan dagang dengan Amerika Serikat (AS), menyusul memanasnya tensi akibat perang tarif yang terus berlanjut antara kedua negara. Mengutip laporan CNBC International, China menegaskan keinginannya agar AS terlebih dahulu mencabut seluruh tarif sepihak yang telah diberlakukan. Beijing memperingatkan bahwa kegagalan Washington dalam menunjukkan…

Read More

Harga Minyak Dunia Anjlok, Imbas Kenaikan Pasokan OPEC+ dan Perang Dagang AS-China

IKOLOM.NEWS, INTERNASIONAL  – Harga minyak mentah dunia jatuh tajam pada perdagangan Rabu waktu AS atau Kamis pagi waktu Indonesia. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan pasokan dari kelompok produsen OPEC+ serta ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Melangsir CNBC Indonesia, Harga minyak Brent untuk pengiriman…

Read More

Gubernur BI: Efek Perang Dagang Sudah Terasa di Pasar Keuangan 

IKOLOM.NEWS, NASIONAL — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan bahwa dampak perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah mulai dirasakan di pasar keuangan global. Dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada Rabu (23/4), Perry mengungkapkan bahwa peluncuran kebijakan tarif global oleh AS memicu memburuknya preferensi risiko…

Read More