Munafri–Fahri Hamzah Tinjau Permukiman Padat Dekat Pasar Pannampu

Ikolom.Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah meninjau kawasan permukiman padat di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan warga sekaligus memetakan rencana penataan hunian yang lebih layak.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pemantauan kondisi kawasan yang tergolong kumuh dan membutuhkan penanganan serius dalam program penataan permukiman perkotaan,” ujarnya di Makassar, Jumat.

Dalam peninjauan tersebut, Munafri Arifuddin bersama Fahri Hamzah menyusuri sejumlah lorong di kawasan permukiman yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Pannampu. Mereka melihat langsung kondisi rumah warga yang berdiri rapat dengan akses jalan yang sempit serta lingkungan yang dihuni oleh masyarakat dengan tingkat kepadatan tinggi.

Di beberapa titik, bangunan rumah terlihat berdiri sangat berdekatan satu sama lain. Kondisi tersebut memperlihatkan berbagai tantangan dalam upaya penataan kawasan, mulai dari persoalan sanitasi, sistem drainase, hingga kualitas hunian yang dinilai belum memadai.

Selain meninjau kondisi lingkungan, rombongan juga berinteraksi dengan warga setempat untuk mendengar langsung cerita dan kondisi kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Mahyuddin, yang turut mendampingi kegiatan itu menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar mengusulkan penataan kawasan melalui pembangunan hunian vertikal dengan dukungan pemerintah pusat.

“Hari ini, pak Wamen PKP mengunjungi salah satu kawasan kumuh di Kecamatan Tallo untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kita juga mengusulkan pembangunan hunian vertikal di kawasan sekitar pasar tersebut dengan dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Mahyuddin.

Menurutnya, pembangunan hunian vertikal menjadi salah satu solusi untuk menata kawasan permukiman padat sekaligus meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat yang selama ini hidup di lingkungan dengan keterbatasan lahan.

Melalui konsep hunian vertikal, kawasan permukiman diharapkan dapat ditata lebih rapi sekaligus menyediakan hunian yang lebih layak bagi warga.

Pemerintah Kota Makassar juga berharap kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat mempercepat upaya penanganan kawasan kumuh di wilayah tersebut sehingga program penataan permukiman dapat segera direalisasikan.

“Kunjungan lapangan ini, kita harapkan menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan penanganan kawasan kumuh di Kota Makassar,” harapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *