IKOLOM.NEWS, MAKASSAR – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel tampaknya bikin suasana hubungan antara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dengan mantan Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua Bapilu DPW PKB Sulsel, Syamsu Rizal kembali romantis.
Namun saat ini, kedua orang yang pernah memimpin Pemkot Makassar selama satu periode itu bakal berkolaborasi kembali pada Pilgub Sulsel 2024 yang mengusung pasangan Danny Pomanto – Azhar Arsyad bersama Partai PPP dan juga Partai PDI Perjuangan.
ikolom.id mendapat sebuah foto pertemuan pria dengan sapaan Deng Ical, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad disebuah restoran di bilangan Senayan City, Jakarta Pusat usai DPP Partai PKB menyerahkan berkas rekomendasi ke Danny Pomanto untuk maju di Pilgub Sulsel.
Penyerahan berkas rekomendasi tentunya menjadi Tanda kesiapan partai PKB tak di ragukan lagi dalam memahami kontestasi di pilgub sulsel, memilih potensi aktor politik untuk maju dengan mempertimbang modalitas elektoral Partai dan aktor politik berdasarkan reperentasi wilayah disulsel.
Deng Ical yang dikenal somberena makassar tentunya diandalkan oleh DPP Partai PKB untuk memenangkan pasangan Danny-Azhar (DIA) di daerah pemilihan tempatnya terpilih sebagai anggota DPR RI Sulsel 1 di Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Banteng dan Kepulauan Selayar.
Kekompakan kedua figur itu tentu tak diragukan lagi kapasitasnya dalam memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Deng Ical dan Danny Pomanto pasti punya strategi khusus juga kemampuan yang kuat dalam menghadapi pasangan bakal calon kandidat Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi di bulan November mendatang.
Danny Pomanto dan Deng Ical dahulu berpaket untuk maju ke Pilwali Makassar pada periode 2014-2019. Alhasil, kedua sosok yang diendorse oleh Ilham Arief Sirajuddin (IAS) ini terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.
IAS memilih Danny Pomanto dan Deng Ical sebagai kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar itu bukan tanpa sebab. Tetapi, mereka bertiga adalah sahabat karib diluar dari garis perpolitikan saat itu hingga sekarang.
Bahkan, dengar-dengar mereka bertiga masih mempunyai hubungan persahabatan yang solid. Apalagi, dahulu singkatan akronim pasangan Danny Pomanto-Deng Ical (DIA) terselip nama IAS sebagai tanda persahabatan mereka.
-
Noel Pilih Akui Kesalahan, Tak Mau “Cengeng” Minta Amnesti ke Presiden
Ikolom.Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel Ebenezer Gerungan, menyatakan tidak ingin bersikap “cengeng” dengan mengajukan permohonan amnesti kepada Presiden Prabowo Subianto. “Sepertinya saya tidak mau terlalu cengeng ya. Ngerinya Juru Bicara KPK si Budi itu komentarnya terlalu sinis, sedikit-sedikit amnesti,” ujar pria yang akrab disapa Noel itu saat ditemui usai sidang pembacaan surat…
-
Koalisi OMS Sulsel Tegas Tolak Wacana Penghapusan Pilkada Langsung: “Jangan Kebiri Daulat Rakyat”
Ikolom.Makassar – Gabungan organisasi yang tergabung dalam FIK ORNOP Sulsel bersama Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Kawal Pemilu menggelar konferensi pers di Kantor LBH Makassar pada Senin (19/01/2026). Pertemuan ini merespons keras munculnya wacana elit partai politik yang berencana mencabut mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung. Dalam pernyataannya, Koalisi OMS Sulsel menilai bahwa rencana mengembalikan…
-
Kreator Konten Wajib Memiliki Empati Digital Terkait Rekayasa Gambar Bencana
Oleh: Dr. Zulkarnain Hamson, S.Sos., M.Si. (Peneliti Etik Digital di Makassar) Kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), rute Yogyakarta–Makassar, di kawasan Gunung Bulusaraung, Taman Nasional Bantimurung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, memunculkan berbagai gambar rekayasa Artificial Intelligence (AI). Bahkan netizen yang diketahui sebagai Guru Besar (GB-profesor) universitas ternama di Makassar, sampai menuliskan status di…



