IKOLOM.NEWS, INTERNASIONAL – Mimpi Arsenal untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah kembali harus tertunda setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria.
Pertandingan berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

Arsenal membuka keunggulan lebih dulu pada menit keenam melalui Kai Havertz. Gol tersebut lahir setelah Havertz memanfaatkan bola hasil perebutan di area pertahanan PSG sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Matvey Safonov.
Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai.
PSG yang tampil dominan dalam penguasaan bola akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-65.
Ousmane Dembele sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di kotak terlarang. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin menegangkan.
Hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak extra time. Kedua tim saling menciptakan peluang, namun pertahanan rapat serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tetap bertahan 1-1.
Arsenal bahkan sempat memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan penalti dalam salah satu insiden di kotak penalti PSG.
Laga akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama tos-tosan tersebut, PSG tampil lebih tenang dan berhasil menang 4-3.
PSG sukses mencetak empat penalti, sementara Arsenal hanya mampu mencetak tiga gol dari lima penendang. Dua eksekutor Arsenal gagal menjalankan tugasnya, termasuk penalti terakhir yang membuat harapan The Gunners sirna.
Kekalahan ini membuat Arsenal kembali gagal meraih gelar Liga Champions yang selama ini menjadi impian klub asal London Utara tersebut.
Sementara bagi PSG, kemenangan ini memastikan mereka mempertahankan gelar Eropa sekaligus menegaskan status sebagai salah satu kekuatan terbesar di sepak bola Eropa saat ini.
