IPMALUTIM Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Maliwowo

IKOLOM.NEWS, LUWU TIMUR — Musibah kebakaran yang melanda Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, mengundang kepedulian berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMALUTIM) yang menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Aksi tersebut diinisiasi oleh IPMALUTIM Komisariat Angkona bersama Komisariat Burau, Wotu, Tomoni-Mangkutana, Towuti, Kalaena, dan Nuha. Selama dua hari, pada 3–4 Juni 2026, para mahasiswa melakukan penggalangan dana di jalan raya serta membuka donasi melalui rekening terbuka.

Dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat dan para donatur kemudian disalurkan kepada korban kebakaran dalam bentuk bantuan tunai guna membantu meringankan beban mereka.

Perwakilan IPMALUTIM Komisariat Angkona, Awal Parubak, mengatakan aksi tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial. Melalui aksi ini, kami ingin hadir, berbagi kepedulian, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Kami berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan untuk bangkit kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Formatur Pengurus Pusat IPMALUTIM, Andika, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, aksi itu menjadi bukti kuatnya nilai persaudaraan dan gotong royong di kalangan mahasiswa Luwu Timur.

“Musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Maliwowo adalah duka kita bersama. Karena itu, IPMALUTIM hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi sebagai keluarga besar yang memiliki tanggung jawab moral untuk saling membantu. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh komisariat, masyarakat, dan para donatur yang telah menunjukkan kepeduliannya. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” tutur Andika.

IPMALUTIM menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan donatur yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mahasiswa tidak hanya berperan di ruang akademik, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *