Headlines

Tim PKM D4 Teknik Listrik PNUP Gelar Pelatihan Interaktif Public Speaking bagi Mahasiswa dan Masyarakat

Ikolom.Makassar – Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Program Studi D4 Teknik Listrik Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Aksan, S.T., M.T., bersama tim dosen PNUP menggelar pelatihan interaktif public speaking bagi mahasiswa dan masyarakat berbasis praktik langsung di Kota Makassar.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tersebut bertujuan memberikan pelatihan public speaking secara terstruktur dan berbasis praktik langsung. Pelatihan tidak hanya menyajikan konsep teoritis, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan kemampuan mereka melalui berbagai aktivitas interaktif.

Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah untuk memperkenalkan dasar-dasar komunikasi, workshop untuk mengembangkan kemampuan teknis, simulasi presentasi peserta untuk melatih penyampaian informasi secara terarah, serta evaluasi akhir untuk menilai perkembangan peserta.

Kegiatan pengabdian tersebut dipimpin oleh Aksan, S.T., M.T., dengan anggota dosen Dr. Andi Wawan Indrawan, S.ST., M.Eng., Agussalim, S.T., M.T., dan Sofyan, S.T., M.T., Ph.D. Program ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi D4 Teknik Listrik, masyarakat serta pengurus RT/RW Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, dan pemateri dari mitra Platform Speak Up Indonesia yang berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Menurut Aksan, Platform Speak Up Indonesia dipilih sebagai mitra karena kelompok tersebut telah mengembangkan usaha pelatihan public speaking dan MC. Hal ini dinilai relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat, khususnya para pengurus RT/RW yang masih menghadapi hambatan dalam mengungkapkan ide maupun informasi secara jelas dan meyakinkan.

Hambatan tersebut antara lain disebabkan oleh kurangnya kepercayaan diri, pengalaman, serta pemahaman mengenai teknik komunikasi yang baik dan efektif.

Berdasarkan kondisi tersebut, kata Aksan, tim PKM D4 Teknik Listrik PNUP menawarkan pelatihan interaktif public speaking kepada mahasiswa dan masyarakat, khususnya pengurus RT/RW, guna meningkatkan keterampilan public speaking.

Ia menerangkan, rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah untuk memperkenalkan dasar-dasar komunikasi, dilanjutkan dengan workshop untuk mengembangkan kemampuan teknis, serta simulasi presentasi peserta untuk melatih penyampaian informasi secara terarah.

Simulasi presentasi dilaksanakan pada 1–4 Juli 2026. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengalaman, kepercayaan diri, serta pemahaman peserta mengenai teknik komunikasi yang baik dan efektif dalam suatu kegiatan.

Selanjutnya, tim PKM D4 Teknik Listrik PNUP mengadakan seminar “GOES TO CAMPUS PUBLIC SPEAKING” yang melibatkan peserta pelatihan dan mitra Platform Speak Up Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 7 Juli 2026 di Ruang Teater Jurusan Teknik Elektro PNUP.

Dalam kegiatan seminar tersebut, peserta pelatihan melakukan praktik langsung dalam suatu kegiatan seminar. Praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengalaman dan kepercayaan diri peserta dalam menerapkan keterampilan public speaking yang telah diperoleh selama pelatihan.

Aksan menjelaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan pelatihan, tetapi juga dari keberlanjutan penerapan hasil pelatihan oleh peserta.

Bagi mahasiswa, keterampilan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan seminar, tugas akhir, diskusi, maupun dalam dunia kerja. Sementara bagi masyarakat, khususnya pengurus RT/RW, keterampilan public speaking diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan rapat di tingkat kelurahan maupun kecamatan, menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat, serta mempresentasikan berbagai kegiatan pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, tim PKM D4 Teknik Listrik PNUP akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap kegiatan peserta pelatihan public speaking guna memastikan keterampilan yang telah diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam lingkungan akademik, masyarakat, maupun dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *